<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Neofaith&#039;s Blog</title>
	<atom:link href="http://neofaith.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://neofaith.wordpress.com</link>
	<description>Sisi Lain Keyakinan Yang Kita Lupakan</description>
	<lastBuildDate>Sat, 13 Nov 2010 17:42:15 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='neofaith.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Neofaith&#039;s Blog</title>
		<link>http://neofaith.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://neofaith.wordpress.com/osd.xml" title="Neofaith&#039;s Blog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://neofaith.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>&#8221; KEBOHONGAN INJIL-INJIL KANONIK &#8220;</title>
		<link>http://neofaith.wordpress.com/2010/11/14/kebohongan-injil-injil-kanonik/</link>
		<comments>http://neofaith.wordpress.com/2010/11/14/kebohongan-injil-injil-kanonik/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 13 Nov 2010 17:42:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>neofaith</dc:creator>
				<category><![CDATA[Attacked Christiani]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://neofaith.wordpress.com/?p=44</guid>
		<description><![CDATA[Ada banyak distorsi dan rekayasa yang telah dilakukan oleh para pengarang injil2 kanonik Matius, Markus, Lukas, dan Yohanes) khususnya yang berkaitan dengan gagasan2 pemenuhan nubuat akan datangnya sang Juru Selamat. Namun demikian, saya hanya akan menyuguhkan beberapa contoh kasus saja &#8230; <a href="http://neofaith.wordpress.com/2010/11/14/kebohongan-injil-injil-kanonik/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=neofaith.wordpress.com&amp;blog=15705935&amp;post=44&amp;subd=neofaith&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ada banyak distorsi dan  rekayasa yang telah dilakukan oleh para  pengarang injil2 kanonik Matius,  Markus, Lukas, dan Yohanes) khususnya  yang berkaitan dengan gagasan2 pemenuhan  nubuat akan datangnya sang  Juru Selamat. Namun demikian, saya hanya akan  menyuguhkan beberapa  contoh kasus saja agar tidak terlalu membosankan untuk  dibaca.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Para pengarang injil2 kanonik mengambil ayat2 tertentu dari <em><strong>Septuaginta </strong></em><strong>Perjanjian  Lama</strong> berbahasa  Yunani sebagai nubuat, kemudian mereka mengada2kan  kisah2 tertentu  dalam kehidupan Yesus , semoga kesejahteraan  senantiasa terlimpah  atasnya, yang seolah2 kisah2 tersebut merupakan pemenuhan nubuat  datangnya sang Juru Selamat, Yesus Kristus.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Mungkin sekali gagasan2 tersebut  dilatarbelakangi oleh ramalan akan datangnya seorang <strong>Nabi yang seperti Musa</strong> semoga kesejahteraan  senantiasa terlimpah atasnya, sebagaimana disebutkan dalam <strong>Kitab  Ulangan</strong> berikut ini:</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>18:18 seorang nabi akan Kubangkitkan bagi mereka <strong>dari  antara saudara mereka, seperti engkau ini;</strong> Aku  akan menaruh firman-Ku dalam  mulutnya, dan ia akan mengatakan kepada  mereka segala yang Kuperintahkan  kepadanya.  18:19 Orang yang tidak  mendengarkan segala firman-Ku yang akan  diucapkan nabi itu demi  nama-Ku, dari padanya akan Kutuntut pertanggungjawaban.   18:20 Tetapi  seorang nabi, yang terlalu berani untuk mengucapkan demi  nama-Ku  perkataan yang tidak Kuperintahkan untuk dikatakan olehnya, atau yang   berkata demi nama allah lain, nabi itu harus <strong>dibunuh.</strong><em>(al. Douay Rheims Bible &amp; New Century  Version). </em></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Untuk  memenuhi ramalan tersebut yang diklaim  menunjuk pada Yesus, para  pengarang injil2 kanonik tampaknya berupaya keras  menciptakan persamaan  antara kehidupan Yesus dengan Musa antara lain dengan  mengada2kan  kisah2 tertentu dalam kehidupan Yesus dan menghubung2kannya dengan   nubuat tertentu dalam Perjanjian Lama sehingga seolah2 nubuat tersebut  terpenuhi  dalam kehidupan Yesus.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Namun demikian, jika  kita mencermati kisah2  kehidupan Yesus yang diklaim sebagai pemenuhan  nubuat tersebut, kemudian kita  membandingkannya atau mencocokkannya  dengan nubuat yang dikutip dari Perjanjian  Lama, maka akan terlihat  jelas betapa nubuat2 yang dikutip tersebut telah  didistorsi sedemikian  rupa sehingga bagi pembaca yang awam akan tampak bahwa  kisah2 dalam  kehidupan Yesus tertentu benar2 merupakan pemenuhan nubuat dari   Perjanjian Lama.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>KEBOHONGAN INJIL2 KANONIK 1: Yohanes Sang  Pembaptis</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Para  pengarang injil2 kanonik memperkenalkan  tokoh Yohanes  sang Pembaptis,  semoga kesejahteraan senantiasa terlimpah  atasnya, yang ingin  digambarkan mereka sebagai pemenuhan nubuat akan datangnya  seorang Juru  Selamat lainnya. Dalam kasus ini, bukanlah Yohanes sang Pembaptis  yang  menjadi Juru Selamat, tetapi bahwa Yohanes sang Pembaptis merupakan   pemenuhan nubuat datangnya seorang tokoh yang konon mendahului  kedatangan sang  Juru Selamat, Yesus Kristus. Berikut ini petikan injil2  kanonik:</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>MATIUS:</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>3:1.  Pada waktu itu tampillah Yohanes Pembaptis  di padang gurun Yudea dan  memberitakan:  3:2 &#8220;Bertobatlah, sebab Kerajaan  Sorga sudah dekat!&#8221;   3:3 Sesungguhnya dialah yang dimaksudkan nabi Yesaya  ketika ia berkata:  &#8220;Ada suara orang yang berseru-seru di padang  gurun: Persiapkanlah  jalan untuk Tuhan, luruskanlah jalan bagi-Nya.&#8221;   3:11 Aku  membaptis  kamu dengan air sebagai tanda pertobatan, tetapi Ia yang datang   kemudian dari padaku lebih berkuasa dari padaku dan aku tidak layak  melepaskan  kasut-Nya. Ia akan membaptiskan kamu dengan Roh Kudus dan  dengan api.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>MARKUS: </strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>1:2  Seperti ada tertulis dalam  kitab nabi Yesaya: &#8220;Lihatlah, Aku menyuruh  utusan-Ku mendahului Engkau, ia akan  mempersiapkan jalan bagi-Mu;  1:3  ada suara orang yang  berseru-seru di padang gurun:ersiapkanlah jalan  untuk Tuhan, luruskanlah jalan  bagi-Nya&#8221;,  1:4 demikianlah Yohanes  Pembaptis tampil di padang gurun dan  menyerukan: &#8220;Bertobatlah dan  berilah dirimu dibaptis dan Allah akan mengampuni  dosamu.&#8221;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>LUKAS:</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>3:3  Maka datanglah Yohanes ke seluruh daerah  Yordan dan menyerukan:  &#8220;Bertobatlah dan berilah dirimu dibaptis dan Allah akan  mengampuni  dosamu,  3:4 seperti ada tertulis dalam kitab nubuat-nubuat  Yesaya: Ada  suara yang berseru-seru di padang gurun:  Persiapkanlah jalan untuk  Tuhan, luruskanlah jalan  bagi-Nya.   3:16 Yohanes menjawab dan berkata  kepada semua orang itu: &#8220;Aku  membaptis kamu dengan air, tetapi Ia yang  lebih berkuasa dari padaku akan datang  dan membuka tali kasut-Nyapun  aku tidak layak. Ia akan membaptis kamu dengan Roh  Kudus dan dengan  api.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>YOHANES:</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>1:22 Maka  kata mereka kepadanya: &#8220;Siapakah  engkau? Sebab kami harus memberi jawab  kepada mereka yang mengutus kami. Apakah  katamu tentang dirimu  sendiri?&#8221;    1:23 Jawabnya: &#8220;Akulah suara  orang yang berseru-seru di  padang gurun: Luruskanlah jalan Tuhan ! seperti yang  telah dikatakan  nabi Yesaya.&#8221;  1:27 yaitu Dia, yang datang kemudian dari  padaku.  Membuka tali kasut-Nyapun aku tidak layak.&#8221;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kutipan  injil2  kanonik di atas sebenarnya merujuk pada satu keterangan dari  Perjanjian Lama  yang benar2 eksis, tetapi mereka mengutipnya dari  versi&lt;<em><strong>Septuaginta</strong></em> Perjanjian Lama berbahasa Yunani. Dalam uraian berikut,  terjemahan teks berbahasa Ibrani mengenai ayat2 <strong>Kitab  Yesaya</strong> tersebut dikutip di bawah ini:</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>40:3  Ada suara yang  berseru-seru:  &#8221;Persiapkanlah di padang gurun jalan  untuk TUHAN,  luruskanlah di padang belantara jalan raya bagi Allah  kita!   40:4 Setiap  lembah harus ditutup, dan setiap gunung dan bukit  diratakan; tanah yang  berbukit-bukit harus menjadi tanah yang rata, dan  tanah yang berlekuk-lekuk  menjadi dataran;  40:5 maka kemuliaan TUHAN  akan dinyatakan dan seluruh umat  manusia akan melihatnya bersama-sama;  sungguh, TUHAN sendiri telah  mengatakannya.&#8221;  40:6 Ada suara yang  berkata: &#8220;Berserulah!&#8221; Jawabku: &#8220;Apakah  yang harus kuserukan?&#8221; &#8220;Seluruh  umat manusia adalah seperti rumput dan semua  semaraknya seperti bunga  di padang.  40:7 Rumput menjadi kering, bunga  menjadi layu, apabila  TUHAN menghembusnya dengan nafas-Nya. Sesungguhnyalah  bangsa itu  seperti rumput.  40:8 Rumput menjadi kering, bunga menjadi layu,  tetapi  firman Allah kita tetap untuk selama-lamanya.&#8221;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Terjemahan   injil2 kanonik yang diambil dari Septuaginta Perjanjian Lama berbahasa  Yunani  tampaknya sangat cocok dengan Yohanes sang Pembaptis. Tentu  saja, karena para  pengarang injil2 kanonik tersebut menarasikan seolah2  nabi Allah ini muncul dan  mewartakan pesannya di wilayah belantara di  sekitar Sungai Yordan, dan dibuat  sedemikian rupa sehingga seolah2  pesan Yohanes selaras dengan yang dilaporkan  dalam kutipan Yesaya di  atas. Namun, jika kita meneliti terjemahan dari bahasa  Ibrani,  sebagaimana dipertentangkan dengan versi bahasa Yunani dari teks Yesaya,   maka kita akan mengetahui adanya PERSOALAN YANG MENCOLOK. Bahwa &#8220;suara  dari seseorang yang berseru2 di padang  gurun&#8221;<strong>tetapi</strong> meneriakkan bahwa kita harus mempersiapkan jalan Tuhan &#8220;di padang gurun/belantara&#8221;.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Suara itu <strong>tidak  berada</strong> di padang gurun,<strong> tetapi</strong> &#8220;jalan Tuhan&#8221; itulah yang berada di padang  gurun/belantara yang harus dipersiapkan dan diluruskan. <strong>Betapa krusialnya  perubahan ini ! </strong> Para  pengarang injil2 kanonik, menerjemahkan keterangan  itu sedemikian rupa  sehingga seolah2 sesuai dengan Yohanes sang Pembaptis. Akan  tetapi,  itu bukanlah yang dikatakan Yesaya. Kata2 Yesaya yang sebenarnya dari   teks berbahasa Ibrani tidak memiliki kaitan sama sekali dengan Yohanes  sang  Pembaptis, tetapi ia justru lebih cocok dengan nabi setelah Yesus.  Nabi itu  telah mengubah Jazirah Arab yang berupa padang gurun dan  gunung2 batu, yang  luasnya ratusan kali luas padang gurun Yudea,  menjadi kota dan negeri yang  senantiasa ramai oleh hamba2 Allah.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Jelasnya,teks Yesaya di atas <strong>tidak  berbicara</strong> tentang&#8221;suara  orang yang berseru-seru di padang  gurun&#8221;,tetapi ia berbicara tentang  &#8220;mempersiapkan jalan Tuhan di padang  gurun/belantara&#8221;. Menurut Yesaya,  &#8220;suara orang yang  berseru-seru&#8221; itu berada di suatu tempat yang tidak  diketahui, yang  menyerukan umatnya untuk mempersiapkan dan meluruskan  jalan Tuhan  di padang gurun/belantara.<strong>Sebaliknya,</strong> para  pengarang injil2 kanonik rang yang  berseru-seru di padang gurun&#8221;, yang  dimaksudkan untuk menunjuk kepada Yohanes sang  Pembaptis, yang  menyerukan umatnya untuk mempersiapkan dan meluruskan jalan  Tuhan  dimana ??? <strong>Benar2 tidak berbicara  kebenaran !</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Lebih jauh, dalam <strong>Yesaya  40:8</strong> di  atas terdapat frasa  &#8221;tetapi firman Allah kita tetap untuk  selama-lamanya&#8221;.Perlu dicamkan di sini, bahwa <strong>TIDAK  ADA</strong> Firman Allah yang &#8220;tetap suci&#8221; keadaannya di dunia ini, dan PASTI terjaga  kesuciannya hingga hari kiamat, <strong>selain Al-Qur&#8217;an!<br />
</strong></p>
<br />Filed under: <a href='http://neofaith.wordpress.com/category/attacked-christiani/'>Attacked Christiani</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/neofaith.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/neofaith.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/neofaith.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/neofaith.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/neofaith.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/neofaith.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/neofaith.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/neofaith.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/neofaith.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/neofaith.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/neofaith.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/neofaith.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/neofaith.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/neofaith.wordpress.com/44/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=neofaith.wordpress.com&amp;blog=15705935&amp;post=44&amp;subd=neofaith&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://neofaith.wordpress.com/2010/11/14/kebohongan-injil-injil-kanonik/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/aeaf3c7dbea9555567da6a87816e1871?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">neofaith</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>&#8221; Injil Karangan Yohanes &#8220;</title>
		<link>http://neofaith.wordpress.com/2010/11/14/injil-karangan-yohanes/</link>
		<comments>http://neofaith.wordpress.com/2010/11/14/injil-karangan-yohanes/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 13 Nov 2010 17:37:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>neofaith</dc:creator>
				<category><![CDATA[Attacked Christiani]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://neofaith.wordpress.com/?p=41</guid>
		<description><![CDATA[Injil Yohanes adalah sangat berbeda dengan tiga Injil lainnya, sedemikian rupa sehingga R.P. Rouguet dalam bukunya Pengantar kepada Injil, setelah memberi tafsiran kepada ketiga Injil yang pertama, mengatakan bahwa Injil Yohanes merupakan &#8220;Dunia yang lain.&#8221; Memang begitu. Sesungguhnya Injil Yohanes &#8230; <a href="http://neofaith.wordpress.com/2010/11/14/injil-karangan-yohanes/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=neofaith.wordpress.com&amp;blog=15705935&amp;post=41&amp;subd=neofaith&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Injil Yohanes adalah sangat  berbeda  dengan  tiga  Injil lainnya,   sedemikian  rupa  sehingga R.P. Rouguet dalam bukunya  Pengantar  kepada    Injil,   setelah   memberi tafsiran  kepada  ketiga Injil yang  pertama, mengatakan bahwa Injil Yohanes merupakan &#8220;Dunia yang  lain.&#8221;   Memang begitu.  Sesungguhnya  Injil  Yohanes merupakan buku yang sangat  berlainan; kita dapatkan di  dalamnya  perbedaan dalam   tertib    susunannya,  dalam  hikayatnya,  dalam uraian-uraiannya,  perbedaan   gaya  bahasa,   perbedaan geografis   dan   kronologis   bahkan   perbedaan  dalam pandangan teologi  (O.  Culmann).  Dengan  begitu  maka  kata-kata Yesus diriwayatkan oleh Yohanes dan oleh ketiga pengarang  Injil lainnya secara  berbeda.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>R.P.  Rouguet menjelaskan   bahwa &#8220;Injil-Injil Sinoptik meriwayatkan kata-kata Yesus dalam style  yang bernada perintah keras dan  lebih dekat dengan gaya orang bicara.&#8221;  Dalam Injil Yohanes segala  sesuatu  bernada  &#8220;berfikir,&#8221;  sedemikian  rupa  sehingga  kita  dapat  bertanya apakah Yesus yang bicara atau ide   yang  dicetuskan  Yesus  itu  kemudian diperpanjang      secara      tidak     sadar     dengan pemikiran-pemikiran pengarang Injil.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Siapakah  pengarang Injil Yohanes  ?  Persoalan  ini  banyak diperdebatkan   dan    memang   terdapat  bermacam-macam pendapat. A. Tricot dan R.P. Rouguet  yakin bahwa  Injil Yahya  dikarang  oleh  seorang saksi-mata.  Pengarangnya adalah Yahya, anak Zebede , saudara  Yakob  ini  adalah  seorang  sahabat  Yesus  yang  segi-segi hidupnya sudah terkenal dan  terpapar dalam buku-buku  pelajaran  agama bagi    awam.   Seni   gambar    populer   melukiskannya berdampingan dengan Yesus pada waktu santapan  terakhir, sebelum  pensaliban.  Siapa  yang  dapat  menggambarkan bahwa  Injil Yohanes bukan karangan Yohanes,  sahabat  Yesus yang gambarnya  tersebar di mana-mana  Bahwa  Injil keempat ini ditulis pada waktu yang  sangat terlambat  tidak  menjadi  argumentasi   formal   untuk melawan   anggapan  di  atas.  Pendapat  yang  definitif mengatakan bahwa Injil  Yohanes dikarang pada  akhir  abad pertama.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Gambaran   bahwa  Injil Yohanes ditulis 60 tahun sesudah Yesus dapat terasa sesuai  dengan adanya seorang sahabat yang sangat muda pada waktu hidupnya  Yesus, dan kemudian berumur panjang hampir satu abad.   R.P.   Kannengiesser   dalam   penyelidikannya   tentang kebangkitan Yesus  berkesimpulan bahwa tak seorangpun di antara  pengarang-pengarang   Perjanjian  Baru,  kecuali Paulus,   yang  dapat  dikatakan  saksi  mata   terhadap kelanjutan Yesus. Walaupun begitu,  Yohanes  meriwayatkan  tentang Yesus menampakkan dirinya kepada 12 sahabatnya, termasuk Yohanes  sendiri, yang sedang  berkumpul,  tetapi Thomas   tidak   hadir   (Yohanes,  20,  19-24).  Kemudian kejadian tersebut  terulang;  Yesus   nampak  kepada  12 sahabatnya yang berkumpul lengkap.   O.   Culmann,    dalam  bukunya  Perjanjian  Baru  tidak membicarakan hal tersebut.    Terjemahan Ekumenik  terhadap  Bibel  mengatakan  bahwa kebanyakan    para   pengeritik   tidak  dapat  menerima anggapan  bahwa  Injil   Yohanes  adalah  karangan   Yohanes sahabat   Yesus;   memang  tak  ada   kemungkinan  bahwa anggapan  awam  itu  benar.  Akan  tetapi  semua   orang berpendapat  bahwa  teks  Injil Yohanes itu dikarang oleh beberapa  penulis.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ada  kemungkinan  besar  bahwa  Injil Yohanes  yang  kita  miliki  disiarkan  oleh  murid-murid pengarang. Mereka itu   telah  menambah  fasal  21,  dan tidak ada keragu-raguan lagi bahwa  mereka juga menambah catatan-catatan (fasal 4, 2 dan mungkin fasal 4, 1,   4, 44,  7,  37b,  11,  2, 19, 35), mengenai hikayat wanita yang   berzina,  semua  orang  sependapat  bahwa  sumber daripada  hikayat  tak  dapat diketahui, dan hikayat itu diselipkan kemudian. (Walaupun  begitu   termasuk  dalam Injil Kanon). Paragraf 19, 35 nampak sebagai  pernyataan dari  seorang  saksi  mata  (O.  Culmann);  ini  adalah  satu-satunya  paragraf  yang memberikan kesan tersebut, tetapi  para   ahli  tafsir  Injil   berpendapat   bahwa paragraf tersebut adalah  paragraf tambahan.   O.  Culmann  berpendapat  bahwa  tambahan-tambahan  baru nampak dalam Injil</p>
<p>Yohanes fasal  21,  pasti  merupakan karya  seorang  murid  yang  memasukkan perubahan dalam tubuh Injil Yohanes.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dengan    tidak   menyebutkan   hipotesa-hipotesa   yang diajukan  oleh  para  ahli tafsir Injil, catatan-catatan yang  datang  dari   pengarang-pengarang  Kristen   yang ternama  dan yang mengenai persoalan  siapa yang menulis Injil  Yahya,  menunjukkan  kepada  kita  bahwa   mereka berada   dalam   kebingungan.  Nilai  sejarah  daripada  riwayat-riwayat    Yohanes juga    banyak    dibantah. Perbedaannya   dengan ketiga Injil lainnya adalah besar. O.   Culmann   mengatakan    bahwa    Yahya    mempunyai pikiran-pikiran    teologi    yang     berbeda    dengan pengarang-pengarang Injil  lainnya.  Perbedaan   teologi ini, menjadi pedoman untuk memilih kata-kata Yesus yang  diriwayatkan, dan cara meriwayatkannya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dengan  begitu  maka Yohanes sering memperpanjang kata-kata tersebut, dan melukiskan   Yesus  yang  kita  ketahui  dalam   sejarah mengatakan,   apa   yang   dikatakan  oleh  Ruhul  Kudus kepadanya. Bagi ahli tafsir  Injil  ini,   (O.  Culmann) itulah   sebabnya  perbedaan  antara  Injil  Yahya  dan  Injil-Injil yang lain.   Sudah terang kita dapat menggambarkan bahwa  Yohanes yang menulis Injilnya sesudah pengarang-pengarang lain dapat  memilih hikayat-hikayat yang  lebih  dapat  menerangkan idenya;   kita    tidak  perlu  heran  jika  kita  tidak menemukan dalam Injil Yahya   hal-hal  yang  dapat  kita temukan   dalam   Injil-Injil   yang  lain.   Terjemahan Ekumenik menyebutkan beberapa hal semacam itu  (halaman 282).</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Tetapi   yang  mengherankan  kita  adalah  adanya kekosongan-kekosongan.   Kekosongan-kekosongan  itu  ada yang hampir tak dapat dipercaya seperti  hikayat lembaga Ekansti. Kita tak  dapat  menggambarkan  bahwa  hikayat  yang  sangat  penting  bagi  agama Kristen dan kemudian menjadi tiang  (pokok) bagi liturginya yaitu misa, bahwa hikayat  tersebut  tidak   disajikan oleh Yohanes, seorang pengarang Injil yang  terbaik.  Dan   Yohanes hanya  puas dengan menceritakan bagaimana Yesus membasuh kaki  murid muridnya,   meramalkan    pengkhianatan    Yudas    dan  pengingkaran Petrus kepadanya.   Sebaliknya  ada  hikayat-hikayat  yang  diceritakan oleh Yahya tetapi tak tersebut dalam Injil-Injil yang  lain.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Terjemahan     Ekumenik    menyebutkan   hikayat-hikayat tersebut pada halaman 283.  Mengenai hal ini orang dapat mengatakan  bahwa ketiga pengarang Injil  Sinoptik tidak dapat menemukan dalam hikayat  yang  diriwayatkan  oleh  Yahya  sesuatu  arti  yang  penting.  Tetapi kita tentu merasa heran  karena membaca  Injil  Yohanes  yang  memuat hikayat  Yesus  yang  sudah   hidup kembali menampakl;an dirinya kepada murid-muridnya di pinggir  danau Tabariah (Yohanes  21,  1-14);  hikayat tersebut adalah reproduksi  daripada hikayat  mencari  ikan  yang  disebutkan  oleh Lukas   (5,    1-11)   dengan   banyak  tambahan.  Yohanes menceritakan hikayat  tersebut seakan-akan kejadian yang terjadi pada waktu Yesus masih hidup.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dalam  Hikayat ini Lukas menyebutkan bahwa Yohanes juga  ada,  yakni  Yohanes  yang kemudian mengarang Injil Yohanes   Hikayat  Injil  Yohanes   tersebut  merupakan  bagian dari fasal 21 yang  semua  penyelidik   sepakat  bahwa  fasal tersebut  adalah  tambahan.  Dengan  mudah  kita   dapat menggambarkan  bahwa  disebutkannya  nama  Yohanes dalam hikayat    Lukas   akan   dapat   memasukkannya   secara buat-buatan dalam Injil  keempat. Bahwa untuk  keperluan tersebut  orang  harus merubah hikayat  dari zaman Yesus masih hidup menjadi hikayat yang  diriwayatkan  sesudah  Yesus   tidak   ada   lagi,   hal   ini   tidak   dapat memberhentikan   tindakan  orang-orang  yang   bertujuan merobah teks Injil.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ada   lagi  suatu  perbedaan  besar  antara  Injil Yohanes dengan ketiga  lnjil lainnya,  yaitu  soal  berapa  lama Yesus  melakukan  tugasnya.   Markus,  Matius  dan Lukas mengatakan hanya satu tahun, sedangkan  Yohanes mengatakan lebih dari dua tahun O. Culmann mengikuti Yohanes.    Terjemahan Ekumenik mengatakan sebagai berikut:   &#8220;Injil-Injil  Sinoptik  menyebutkan periode Galilia yang panjang, kemudian  diteruskan  dengan   perjalanan  agak panjang   ke   Yudea,   kemudian  menetap  sebentar   di Yerusalem; sebaliknya Yohanes menceritakan  Yesus  sering pindah   dari satu daerah ke daerah lain, tetapi lama di Yudea, khususnya di  Yerusalem ( I, 19-51 . 2, 13-36. 5, 1-47.  14,  20-31).  Ia  menyebutkan  beberapa keramaian Paskah (2, 13, 5, 1. 6, 4, 11, 55)  dan  dengan   begitu memberi kesan bahwa Yesus bertugas lebih dari dua tahun.</p>
<p><strong>Siapa  yang  kita  percaya&#8230;?  Markuskah atau Matius atau Lukas atau Yohanes&#8230;?</strong></p>
<p>﻿</p>
<p>Copas dari Notes seseorang! sorry ya bang&#8230;.. <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<br />Filed under: <a href='http://neofaith.wordpress.com/category/attacked-christiani/'>Attacked Christiani</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/neofaith.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/neofaith.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/neofaith.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/neofaith.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/neofaith.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/neofaith.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/neofaith.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/neofaith.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/neofaith.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/neofaith.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/neofaith.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/neofaith.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/neofaith.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/neofaith.wordpress.com/41/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=neofaith.wordpress.com&amp;blog=15705935&amp;post=41&amp;subd=neofaith&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://neofaith.wordpress.com/2010/11/14/injil-karangan-yohanes/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/aeaf3c7dbea9555567da6a87816e1871?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">neofaith</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kisah Pembangunan Ka&#8217;bah versi lain</title>
		<link>http://neofaith.wordpress.com/2010/09/10/kisah-pembangunan-kabah-versi-lain/</link>
		<comments>http://neofaith.wordpress.com/2010/09/10/kisah-pembangunan-kabah-versi-lain/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 09 Sep 2010 18:06:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>neofaith</dc:creator>
				<category><![CDATA[Attacked Muslim]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://neofaith.wordpress.com/?p=38</guid>
		<description><![CDATA[KISAH  MENGENAI PEMBANGUNAN KA&#8217;BAH Oleh Dr. Rafat Amari http://religionresearchinstitute.org/mecca/construction.htm Waktu yang sebenarnya pembangunan kaabah, penggalian sumur zamzam dan pemindahan batu hitam (hajjar aswad) ke Mekah Pengakuan muslim bahwa Abraham dan Ismael yang membangun kaabah di kota Mekah telah diketahui sebagai &#8230; <a href="http://neofaith.wordpress.com/2010/09/10/kisah-pembangunan-kabah-versi-lain/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=neofaith.wordpress.com&amp;blog=15705935&amp;post=38&amp;subd=neofaith&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>KISAH  MENGENAI PEMBANGUNAN KA&#8217;BAH</p>
<p>Oleh Dr. Rafat Amari</p>
<p>http://religionresearchinstitute.org/mecca/construction.htm</p>
<p>Waktu yang sebenarnya pembangunan kaabah, penggalian sumur zamzam dan pemindahan batu hitam (hajjar aswad) ke Mekah</p>
<p>Pengakuan  muslim bahwa Abraham dan Ismael yang membangun kaabah di kota Mekah  telah diketahui sebagai kebohongan, ketika kami mempelajari batu hitam,  yang merupakan pusat dari kuil pemujaan tersebut.<br />
Abraham tidak pernah pergi ke tempat di mana Mekah dibangun, tidak juga anaknya, Ismael dan anak Ismael, Nabaioth. Dengan  kenyataan tersebut, Ibn Ishak, penulis riwayat hidup Muhammed,  mengklaim bahwa Abraham lah yang membangun tempat pemujaan di Mekah dan  dijalankan oleh Ismael dan kemudian oleh Nabaioth. Kisah tersebut, diciptakan oleh Ibn Ishak dan rekan2nya, sampai pada pernyataan bahwa setelah Nabaioth, suku Jurhum yang mereka akui sebagai penghuni Mekah pada jaman Abraham, bertangungjawab melayani tempat pemujaan di Mekah. Menurut kisah tersebut, mereka melayani sampai suku Khuzaa’h datang dari Yaman. Hal  itu terjadi setelah dam di Ma’rib mulai menunjukan tanda2 kerusakan dan  terusirlah mereka. Kisah itu berlanjut bahwa ketika suku Khuzaa’h tiba  di Mekah, mereka mengalahkan Jurhum. Jurhum kemudian meninggalkan Mekah  untuk menyembunyikan batu hitam dari kuil pemujaan dan 2 rusa emas.  Mereka menyembunyikan benda2 tersebut di mata air yang disebut sebagai  Zamzam, kemudian menutupi mata air tersebut, batu tersebut dan rusa2  dengan tanah sehingga tidak terlihat. [1] Hari di mana hal ini terjadi  sangat penting. Menurut kisah tersebut, Jurhum tinggal di Mekah sampai  dengan dam Ma’rib rusak dan suku Khuzaa’h meninggalkan Yaman. Kita tahu  bahwa hal2 ini terjadi sekitar tahun 150 setelah masehi.</p>
<p>Kepercayaan islam tidaklah masuk akal ketika ia membicarakan Jurhum dan penyembunyian mata air dan si batu hitam.<br />
Jika  kisah Jurhum benar, mengapa penulis2 kuno, yang mengunjungi dan menulis  tentang bagian barat jazirah arab menyebutkan nama semua suku yang  tinggal di sana bahkan sampai suku terkecil, tetapi tidak sekalipun  menyebutkan Mekah atau suku Jurhum ? Kedua, setelah dikalahkan,  bagaimana mungkin Jurhum mengubur 2 rusa emas yang sangat berharga dan  sebuah batu yang sangat dipuja yang dimiliki tempat pemujaan di Mekah  tanpa diketahui para penghuni lainnya ? Setiap suku yang  meninggalkan Mekah sudah pasti membawa harta pusakanya dan tidak  menguburnya di tempat umum, diketahui secara umum. Dan mata air tersebut  adalah mata air satu2nya di Mekah. Ketiga,  si batu hitam adalah sebuah batu yang dipuja. Tidaklah mudah untuk  memindahkannya dari lokasi di dalam kuil pemujaan tanpa diketahui. Menurut  pengakuan kaum muslim, perang pecah dikarenakan perebutan hak  pengelolaaan atas tempat pemujaan tersebut. Bagaimana mungkin sebuah  suku Jurhum yang dikalahkan berhasil memindahkan batu tersebut tanpa  dicegah oleh suku Khuzaa’h sang pemenang  atau paling tidak mengetahui  tempat disembunyikannya si batu ?  Argumen keempat, terpusat pada keberadaan mata air itu sendiri. Jika ia  berada di jazirah arab bagian barat, maka lokasinya pasti penting untuk  diingat. Di atas semua itu, air , secara khusus sangatlah penting bagi  bangsa arab yang hidup di gurun pasir. Kepercayaan islam mengklaim  keberadaan mata air tersebut sejak jaman Abraham. Jika pada saat itu  secara ajaib diadakan pada saat malaikat Gabriel memberikan air pada  Hagar dan anaknya, Ismael, maka keberadaannya harusnya diketahui secara  luas, bukan hanya di Mekah, tetapi juga di kota2 lain disekitar Mekah.  Kaum Bedouin pasti akan datang ke mata air itu untuk memberi minum  binatang ternak mereka. Para penghuni juga akan datang untuk menyegarkan  diri mereka. Tidak seorangpun dapat menyembunyikan mata air tersebut, bahkan jika dapat ditutupi dengan tanah.<br />
Kisah  kaum Jurhum menyembunyikan barang di mata air pada abad kedua masehi  diteruskan dengan mengklaim bahwa Abdel Mutaleb, kakek Muhammed,  menemukan kembali mata air tersebut pada akhir abad kelima masehi. Kita  hanya dapat menyimpulkan bahwa mata air itu tidak pernah ada sebelum  masa Abdel Mutaleb, dan bahwa penggalian yang dilakukan oleh penghuni  Mekah pada akhirnyalah yang menemukan sumber air bawah tanah yang  kemudian menjadi sebuah mata air. Fenomena penggalian untuk mendapatkan  air yang mana kemudian menjadi mata air adalah hal umum di Timur Tengah.  Klaim bahwa sebuah mata air ada di  sebuah kota selama 2,500 tahun sebelum Jurhum berhasil menutupnya dari  semua orang selama tiga abad berikutnya adalah hal yang tidak mungkin  terjadi, sejak mata air di jazirah Arab pada masa tersebut adalah  bernilai dan sangat penting bagi para Bedouin dibandingkan dengan Laut  Mati itu sendiri. Anda mungkin dapat menyembunyikan laut dari  mata suku2 yang kehausan tetapi anda tidak dapat menyembunyikan sebuah  mata air dan lokasinya selama itu.</p>
<p>Tidaklah  mungkin untuk mempercayai bahwa si batu hitam telah berhasil  disembunyikan selama tiga atau empat abad. Batu itu merupakan pemujaan  utama atau wujud yang disakralkan, dalam setiap tempat pemujaan, disebut  Kaabah dalam bahasa Arab. Batu yang dipuja tersebut yang melambangkan bulan, dianggap bersifat ketuhanan. Pemujaan  kepada Keluarga Bintang Arab dengan Allah, yang merupakan bulan sebagai  pimpinannya, berada di sekeliling si batu hitam. Ellat, istri Allah,  adalah matahari, dan al-‘Uzza dan Manat, putri2nya, melambangkan 2  planet. Kaum muslim percaya bahwa batu hitam yang bersifat ketuhanan  datang dari Allah, yang merupakan bulan sebelum planet venus  menggantikannya dalam nama Allah. Bagaimana mungkin sebuah batu  hitam, yang sangat dipuja dan dihormati oleh masyarakat, dapat  disembunyikan selagi mereka berperang untuk mempertahankan kebanggaan di  dalam melayaninya ? Adalah tidak mungkin mengatakan bahwa mereka  berhasil menyembunyikan batu yang sangat dipuja tanpa seorangpun yang  mengejar Jurhum yang telah dikalahkan, mengetahui persembunyian  tersebut, khususnya jika sebuah tempat di mana yang diklaim telah  disembunyikan adalah sebuah mata air dari mana mereka minum setiap hari  dalam peperangan. Menyembunyikan batu  yang dipuja dengan cara apapun adalah sangat tidak mungkin dibanding  dengan menyembunyikan mata air itu sendiri.<br />
Kisah si batu  hitam mempunyai beberapa implikasi penting. Batu hitam tersebut tidak  ada di dekat Mekah sampai, barangkali, pada akhir abad kelima masehi.  Itu sebabnya mengapa kepercayaan islam berusaha mencari pembenaran atas  ketidakhadiran batu tersebut dengan membuat cerita2 yang tidak masuk  akal. Oleh karena itu, kita dapat memperkirakan bahwa si batu hitam,  yang merupakan wujud utama dalam pemujaan di semua kaabah di jazirah  Arab, dibawa dari daerah lain – kemungkinan besar adalah Yaman – pada  akhir abad kelima masehi.</p>
<p>Asa’d Abu Karb adalah orang yang sebenarnya membangun Kaabah pada awal abad kelima masehi.</p>
<p>Dikatakan  bahwa sebelum pembangunan kaabah, sebuah tenda telah ada pada tempat di  mana bangunan tersebut kemudian dibangun. [2] Suku Khuzaa’h dating dari  Yaman sekitar abad kedua masehi. Pada abad ke empat masehi, mereka  berpindah ke daerah di mana selanjutnya Mekah kemudian dibangun.  Dikarenakan mereka tidak mendapatkan sebuah tempat pemujaan, mereka  mendirikan tenda di sebuah lapangan terbuka.</p>
<p>Informasi  dari penulis2 di abad kedelapan masehi yang mendasarkan informasi pada  masa Muhammed, mengindikasikan  bahwa kaabah telah dibangun pada awal  abad kelima masehi oleh Himyarite penyembah berhala pemimpin Yaman  bernama Asa’d Abu Karb. Dia juga dipanggil sebagai Abu Karb Asa’d dan ia  memerintah Yaman dari tahun 410 sampai 435 masehi. Fakta yang diakui  ahli sejarah islam bahwa Asa’d Abu Karb adalah penguasa pertama dalam  sejarah yang mendandani kaabah adalah sebuah indicator yang penting  bahwa dialah orang yang sebenarnya membangun kaabah. [4]  Memperindah sebuah tempat pemujaan di jazirah arab adalah tahap kedua  pembangunannya. Hal itu termasuk penyelesaian dekorasi dinding bagian  dalam, pemasangan karpet pada dinding2 dan lantai, dan menambahkan  tektur dan benda2 berkaitan pada bermacam2 bagian dari bagian dalam  bangunan. (Orang2 arab tidak akan berdoa di dalam tempat pemujaan yang  tidak didekorasi). Asa’d Abu Karb mempekerjakan tenaga dari Azed untuk  membangun dinding bagian dalam kaabah. (Azed adalah sebuah suku yang  mana dating dari Yaman pada saat yang sama dengan kedatangan suku  Khuzaa’h.) Jadi Asa’d Abu Karb lah yang  pertama kali membangun dan mendandani kaabah, pastilah juga yang  pertama kali membangunnya di saat masih berupa tenda di mana suku  Khuzaa’h dari Yaman bersembahyang. Asa’d Abu Karb, juga dipanggil  sebagai Tubb&#8217;a, menduduki kota Yathrib sebelum dating ke Mekah. [6]  Kelihatannya ia menemukan banyak tempat pemujaan di Yathrib, tetapi  sesampainya ia di Mekah, ia tidak menemukan satupuntempat pemujaan  tersebut. Karena para penghuni adalah pendatang baru dari Yaman,  Asa’d Abu Karb membangunkan tempat pemujaan yang penuh gaya dan khas  Yaman. Dia melakukan hal tersebut untuk mempertautkan dirinya dengan  para penduduk. Dia juga menuliskan sebuah elegi di mana ia menceritakan  mengenai matahari yang terbenam dalam mata air berlumpur hitam, sesuatu  yang dimasukan muhammed ke dalam quran.</p>
<p>Penambahan2 oleh Quraish pada bangunan yang dibangun Asa’d Abu Karb</p>
<p>Quraish,  suku darimana Muhammed berasal, kemudian hari menguasai kota. Mereka  mendapatkan sebuah batu hitam dari Yaman sehingga tempat pemujaan mereka  akan sama dengan semua Kaabah lainnya yang mana, menurut pemujaan  Keluarga Bintang jazirah Arab, dibangun di sekeliling sebuah batu hitam.  Pemujaan terhadap keluarga bintang dimulai dari Yaman, dari tempat di  mana Quraish beremigrasi. Kaabah pertama yang dibangun Asa’d Abu Karb,  beratapkan kayu. Atap tersebut terbakar, kemudian mereka menggunakan  kayu yang dibawa oleh sebuah kapal Byzantine yang berlabuh di lepas  pantai Laut Mati di suatu daerah yang dinamakan al-Shaebieth. Pemilik  kapal adalah seorang Koptik Mesir bernama Bachum. Dialah yang menjual  kayu kepada mereka dan dibuat menjadi atap untuk Kaabah.[7]  Kemudian, ketika Muhammed masih muda, wujud2 berikutnya masih  ditambahkan pada bangunan yang sederhana.[8] Fakta2 tersebut tentang  pembangunan tempat pemujaan di Mekah seharusnya menyebabkan kaum muslim  mempertanyakan segala sesuatu yang Ibn Ishak dan rekan2nya katakan  mengenai kota itu, dalam upaya mendukung klaim Muhammed di dalam Quran  bahwa tempat pemujaan tersebut dibangun oleh Abraham dan Ismael.</p>
<p>KAUM YAMAN BERPERAN PENTING DALAM PEMBANGUNAN TEMPAT PEMUJAAN DI MEKAH</p>
<p>Suku  Khuzaa’h dari Yaman membangun kota Mekah pada abad keempat masehi. Kaum  pemuja berhala dari Yaman telah meninggalkan jejak2 diseluruh bangunan  tempat pemujaan, menunjukan bahwa tidaklah mungkin Abraham dan Ismael yang membangunnya.<br />
Kita  akan mendiskusikan bagaimana karakteristik pemujaan Yaman melekat pada  tempat pemujaan di Mekah. Perkataan dan kebiasaan muhammed disebut  hadits. “Sahih Muslim” dan “Sahih Buchari” merupakan buku2 utama yang  dapat dipercaya berisikan kata2 atau hadits Muhammed. Dalam  buku2 tersebut, kita membaca mengenai kebiasaan Muhammed memeluk dan  mencium dua buah batu, Yemenite Rukun dan batu hitam. Ibn Abbas, sepupu  Muhammed dan penulis dari hadits yang dapat dipercaya, mengatakan bahwa  kebiasaan Muhammed memeluk dua Yemenite Rukun. Dengan Yemenite Rukun,  dia menunjuk pada batu hitam dan batu lainnya yang juga disebut sebagai  Rukun. [9] Dari hal tersebut kita mengetahui bahwa Kaabah  mempunya dua wujud utama yang juga disebut Rukun yang dianggap sakral.  Yaitu batu2 di mana disekelilingnya dibangun kaabah. Inilah wujud2  sebenarnya yang dipuja oleh para penghuni Mekah dan oleh Muhammed.</p>
<p>Kelihatannya  bahwa batu hitam tersebut dibawa dari Yaman pada masa Abdel Mutaleb,  kakek Muhammed. Kepercayaan islam mengklaim batu tersebut disembunyikan  bersama dengan mata air Zamzam beberapa abad sebelum Muhammed. Telah  saya tunjukan sebelumnya bahwa klaim demikian tidak mungkin benar. Faktanya  adalah bahwa Muhammed dan kepercayaan islam berusaha menghubungkan  penyembah berhala dari Yaman yang merupakan nenek moyang Muhammed, yang  mana ditransfer dari Yaman ke tempat pemujaan di Mekah, dengan Abraham  dan Ismael, walaupun ada bukti2 sejarah yang menunjukan sebaliknya. Kita  akan melihat beberapa di antaranya.</p>
<p>Pertama-tama,  saat pembangunan kota Mekah yang dikonfirmasikan adalah saat setelah  abad keempat masehi. Abu Karb Asa’d adalah yang pertama kali menyucikan  kaabah yang menunjukan bahwa dialah pembangun Kaabah. Dia melakukannya  dalam masa pemerintahannya di Yaman yaitu antara 410 dan 435 masehi.<br />
Kedua  Rukun, atau batu yang merupakan wujud utama pemujaan di tempat pemujaan  aslinya berasal dari Yaman. Waktu kemunculan pertama kalinya batu hitam  tersebut di Mekah adalah masa dari kakek muhammed yaitu sekitar tahun  495 dan 520 masehi. Walaupun kepercayaan islam sadar akan fakta2  ini, orang2 menciptakan kisah2 yang tidak berdasar untuk menutupi celah2  sejarah. Telah saya buktikan bahwa kisah2 tersebut tidak masuk akal dan  gampang dipatahkan.<br />
Faktor yang penting dalam melacak hasil kerja  orang Yaman dalam pembangunan tempat pemujaan di Mekah dan mengukir  waktu yang tepat atas pembangunan tempat pemujaan semacam itu dapat  ditemukan di Kerajaan Himyarite di Yaman. . Abu Karb Asa’d, monarki yang  memerintah dari kerajaan Himyarite, mencoba memperluas kerajaannya pada  jazirah Arab bagian barat tengah supaya dapat mengontrol jalur rempah2  dari Yaman ke utara jazirah Arab dan daerah productive bulan sabit. Abu  Karb Asa’d yang juga dipanggil sebagai Tubb&#8217;a, menduduki kota2 di tengah  bagian barat jazirah Arab pada permulaan abad kelima masehi. Di antara  kota2 tersebut adalah Mekah dan Yathrib, yang juga disebut al-Medina.  Strategi kaum pendudukan adalah menyatukan kota2 tersebut pada  kerajaannya dengan memperkuat sistim keagamaan Yaman yang telah dipeluk  para penghuni Mekah dan Yathrib. Para penghuni Mekah adalah pendatang  dari Yaman, jadi mereka orang asli Yaman. Yathrib dibangun oleh dua suku  Yaman, Oas dan Khazraj. Mereka juga beremigrasi ke Yathrib setelah dam  di Yaman rusak di sekitar tahun 150 masehi. Suku2 ini hidup bersama dua  suku Yahudi yaitu Bani Kharithah dan Bani Nathir yang sudah duluan ada.  Abu Karb Asa’d asli Yaman. Ia membangun kaabah di Mekah untuk memperkuat  kekuasaannya atas kota tersebut dan menunjukan niat baik pada para  penduduk Mekah yang saat itu tidak memiliki tempat pemujaan untuk  bersembahyang. Mereka, sama seperti dirinya, mempunyai kepercayaan yang  sama pada penyembahan berhala.<br />
Pemikiran2 Tubb’a atas mithos2  penyembahan berhala orang Yahudi dan orang Yaman dan pengaruh mereka  pada orang2 arab di tengah bagian barat jazirah arab  dan juga terhadap  Muhammed.<br />
Tubb’a juga mencoba  membangun jembatan penghubung dengan komunitas Yahudi di Yathrib. Dia  mendengarkan pemikiran keagamaan mereka dan sumbernya. Dia mempelajari  mithos orang Yahudi seperti legenda burung hoepoe yang mengabarkan  tentang kerajaan Saba kepada Solomon. Mithos ini berasal dari buku2  mithologi yang dinamakan sebagai Targum Ester kedua. Muhammed memasukan mithos yang sama ke dalam quran.<br />
Untuk  memperlengkapi, Tubb’a membawa dua rabi Yahudi ke Yaman. [10] Mereka  menambahkan pengetahuannya dengan mengajarkannya banyak sumber2  keagamaan Yahudi dan mithos2, memudahkannya untuk mencampurkan bermacam2  hal2 ke dalam latar belakang penyembahan berhala Yamannya dengan  mithologi Yahudi dan kepercayaan keagamaan. Contohnya, ia menggabungkan  pemujaan bintang arab dengan mithologi Yahudi. Dengan pengetahuan yang  beragam seperti itu, dia berpikir akan dapat mengontrol daerah di tengah  bagian barat jazirah Arab, di mana kaum Yahudi dan arab tinggal. Dia  kemudian menyatakan dirinya seorang nabi, menerangkan banyak pemikiran  yang dianggap orang Yaman tidak terbantahkan tentang matahari, bumi dan  kosmos. Di Mekah, dalam usaha menyakinkan para pendengarnya bahwa ia adalah seorang nabi, dia mengajarkan bahwa matahari terbenam di mata air yang berlumpur hitam. [11] Mithos ini pula yang dimasukan Muhammed ke dalam quran.<br />
Setelah  kematiannya, klaim Tubb’a meninggalkan kesan yang mendalam pada banyak  kelompok masyarakat, bahkan pada kelompok2 yang hidup hingga masa  Muhammed. Muhammed menganggap dia sebagai seorang muslim dan hampir  sebagai seorang nabi.[12] Ada pula mithos mengenai Tubb’a di antara kaum  Arab. Al-Taberi menyanjung kemenangan2nya di China dan Tibet. Sama  sekali tidak berdasar sejarah, tetapi hal itu menunjukan betapa besar  pengaruh Tubb’a atas orang2 arab pada masa Muhammed, pada soal di mana  banyak yang menganggap dia sebagai seorang nabi.</p>
<p>Kaabah  di Mekah dibangun untuk pemujaan bintang Arab dan ia jelas mempunyai  kesamaan pada semua karakteristik Kaabah2 yang dibangun untuk  bersembahyang.</p>
<p>Fakta  bahwa tempat pemujaan di Mekah dibangun sebagai Kaabah untuk pemujaan  bintang Arab ditunjukan dalam banyak hal. Pertama bahwa bangunan  tersebut dibangun dengan gaya arsitektur yang sama dengan Kaabah lain di  jazirah Arab. Semuanya adalah tempat pemujaan yang sama untuk agama  keluarga bintang Arab di mana Allah dianggap sebagai pimpinan dan Ellat  adalah istrinya. Semua Kaabah mempunyai sebuah batu hitam sebagai wujud yang paling dipuja.  Ia melambangkan bintang tuhan  di jazirah Arab. Banyak dari batu hitam  tersebut adalah meteorit yang oleh jatuh ke bumi. Mereka berpikir bahwa  meteorit tersebut adalah duta dari bulan yang diangap sebagai Allah itu  sendiri. Ini sebelum gelar tersebut diberikan pada venus yang  menggantikan bulan sebagai pimpinan keluarga bintang Arab.<br />
Hal lain  yang menunjukan bahwa Kaabah di Mekah dibangun sebagai tempat pemujaan  bintang Arab adalah bahwa Kaabah Mekah merefleksikan anggota2 keluarga  bintang dalam banyak wujud2. Pintu utama Kaabah disebut sebagai “ pintu  pemuja matahari”, [14] istri dari Allah.</p>
<p>Muhammed mengkonfirmasikan bahwa kepercayaan asli kaabah adalah dari orang Yaman.</p>
<p>Peranan  agama penyembah berhala orang Yaman dalam bangunan tempat pemujaan di  Mekah dan sifat alamiah agama tersebut tidak dapat disembunyikan. Bahkan  Muhammed menerima bahwa system keagamaan di Mekah sebagai asli dari  Yaman. Muhammed banyak menyuarakan  hadits mengenai sumber asal kepercayaan Kaabah adalah dari Yaman.  Pengajaran tersebut dilaporkan dalam hadits yang dapat dipercaya, buku  al-Bukhari di dalam mana Muhammed berkata : “ Kepercayaan orang Yaman  dan kebijaksanaan orang Yaman”. Dalam hadits lain, ia berkata : “  doktrin dan hal2 berkaitan dengan hukum adalah dari orang Yaman”.  [15] Maka, bukan hanya Rukun, batu yang sacral di Kaabah, yang dari  Yaman, tetapi juga hukum2 keagamaan, doktrin dan kepercayaan adalah dari  orang Yaman. Ada bukti tidak terbantahkan bahwa tempat pemujaan di  Mekah dibangun oleh pemimpin Yaman menurut gaya dan detail penyembahan  berhala ala Yaman. Ia mendirikan ritual keagamaan Yaman di Mekah dan itu  diketahui oleh bagian lain dari jazirah Arab. Bagaimana kemudian,  Abraham bisa membangun Kaabah, jika apa yang telah kita pelajari  mengenai pembangunannya adalah benar ? Bagaimana mungkin batu hitam  datang dari surga dan bagaimana Abraham mempersembahkan korban di  atasnya, dan membangun Kaabah di sekelilingnya, jika batu tersebut tidak  berada di Mekah sebelum abad kelima masehi ? Bagaimana mungkin ajaran  Muhammed datAng dari allah melalui malaikat Gabriel dan tetap berasal  dari Yaman ?</p>
<p>Cendekiawan mesir  yang terpandang, Tah Hussein, telah mengkritik kepercayaan islam karena  menghubungkan pembangunan tempat pemujaan di Mekah dengan Abraam dan  Ismael.[16] Tah mengatakan:<br />
•	Kasus  tersebut pada episode ini sangat jelas karena waktu yang relatif baru  dan muncul bersamaan dengan munculnya islam. Islam telah  mengeksploitasinya untuk alasan keagamaan.[17]</p>
<p>Jika  kaum  muslim mencari data dengan seksama dalam sejarah, seperti yang  dilakukan oeh cendekiawan besar Mesir ini, mereka akan sampai pada  kesimpulan yang sama.</p>
<p>Menentukan waktu suku Khuzaa’h membangun Mekah</p>
<p>Banyak  elemen sejarah membantu kita menentukan waktu pembangunan Mekah yang  tepat. Satu factor utama yaitu kerusakan yang terjadi pada dam di Ma’rib  di Yaman sekitar tahun 150 masehi. Hal tersebut menyebabkan banyaK  keluarga dan suku2 beremigrasi dari Yaman ke Utara. Salah satu dari  keluarga2 tersebut adalah keluarga Amru bin Amer, seorang individu Yaman  yang keturunannya bersaudara dengan banyak suku2. Di antaranya adalah  Khuzaa’h yang berdiam di bagian tengah bagian barat jazirah arab.  Kemudian mereka membangun kota Mekah.<br />
Suku2 lain yang datang  dari Amru bin Amer adalah Oas dan Khazraj. Mereka berdiam di Yathrib,  yang juga dinamakan sebagai al-medina, di mana suku2 Yahudi, Bani  Kharithat dan Bani Nathir juga telah berdiam.<br />
Dari tulisan Tabari,  ahli sejarah terkenal arab, kita mengetahui bahwa kejadiannya hampIr  bersamaan dengan perpindahan Lakhsmids dari Yaman ke Mesopotamia. Juga  diwaktu yang bersamaan, Amru bin Amer, bapak kaum Khuzaa’h, pindah dari  Yaman. [18] Kaum Lakhsmids datAng dari Yaman di abad kedua masehi.  Mereka berdiam di daerah Mesopotamia yang belakangan diketahui sebagai  kota Hira. Kemudian orang2 Persia menggunakan mereka sebagai penjaga  perbatasan dengan kekaisaran Byzantine yang mendominasi Syria. Raja  Laksmids pertama adalah Amr I bin Adi, yang memerintah dari tahun 265 –  295 masehi.[19] Begitu seriusnya kerusakan dam di Ma’rib, mempercepat  emigrasi dari suku2 seperti Ghassan yang berdiam di perbatasan dengan  Byzantine, Shammar yang berdiam di gurun pasir Syria dan suku2 lainnya  yang beremigrasi ke utara jazirah arab dan daerah produkrif di daerah  bulan sabit.[20] Beberapa dari suku2 ini mempunyai hubungan kekerabatan  karena merupakan keturunan dari Amru bin Amer.[21] Suku2 lain yang  datAng pada saat runtuhnya dam di Ma’rib adalah suku Oas dan Khazraj.  Mereka tinggal di al-medina. Ozd al-Sarat pergi ke al-Sarat, sebuah  tempat dekat Orfeh di sebuah daerah di mana kemudian Mekah dibangun.  Suku Khuzaa’h menghuni tempat yang disebut Mur yang juga disebut sebagai  Mur al-Thahran,[22] sebuah tempat lain yang juga dekat dengan tempat di  mana kemudian Mekah dibangun.[23]</p>
<p>Mekah dibangun oleh kaum Khuzaa’h sebagai stasiun yang terisolasi dari jalur rempah2.</p>
<p>Pada  saat itu, tidak ada kota bernama Mekah di daerah tersebut, jikalau ada,  Khuzaa’h dan Ozd telah menghuninya, seperti Oas dan Khazraj menghuni  kota Yathrib. Sampai dengan lebih dari satu setengah abad, kaum Khuzaa’h  tetap berada di daerah sekitar area di mana kemudian Mekah dibangun.  Kemudian mereka memutuskan membangun sebuah stasiun di jalur caravan, di  mana para pedagang dapat beristirahat dan berbisnis. Jika Mekah telah  ada sebelum kaum Khuzaa’h beremigrasi dari Yaman, Mekah akan menjadi  kota tujuan di mana mereka mencari penghidupan, seperti suku2 kerabat  mereka, Oas dan Khazraj, pergi ke Yathrib untuk mencari peruntungan dari  perdagangan dan aktivitas pertanian suku2 Yahudi di sana. Tetapi bukan  Khuzaa’h maupun Ozd, sebagai pendatang baru di daerah yang hampir  dikosongkan, dekat daerah di mana kemudian Mekah di bangun, menemukan  kota yang menerima mereka ketika mereka meninggalkan Yaman. Mereka  menunggu lebih dari 170-200 tahun sebelum membangun seuah kota di jalur  caravan yang menjadi stasiun untuk karavan2 bersaing dengan Yathrib yang  berjarak sekitar 200 mil jauhnya. Stasiun yang dibangun mereka, diberi  nama Mekah.<br />
Penting untuk dicatat,  bahwa tidak satu sukupun yang datang dari Yaman menghuni Mekah. Jika  Mekah sudah ada pada saat dam di Ma’rib rusak parah, sekitar tahun 150  masehi, kita akan menemukan banyak suku hidup di Mekah karena dekat  dengan Yaman, dibandingkan dengan Yathrib yang lebih jauh. Tetapi  karena daerah di mana kemudian Mekah dibangun adalah daerah yang kosong  dan tidak mempunyai kota2, menarik suku2 seperti Ozd dan Khuzaa’h  mendiami daerah tersebut. Mereka melakukannya walaupun mereka sebelumnya  tinggal di sebuah kota dengan peradaban di Yaman yaitu Ma’rib, ibukota  Saba. Ini argument penting yang  menunjukan bahwa Mekah tidak pernah ada sebelum kaum Khuzaa’h membangun  kota tersebut pada abad keempat masehi.<br />
Mari kita mereview  fakta2 bersejarah ini. Telah saya tunjukan bahwa suku Khuzaa’h dari  Yaman yang membangun kota Mekah pada abad keempat masehi. Kita telah  melihat hubungan antara tempat pemujaan di Mekah dengan agama penyembah  berhala dari Yaman. Semua hal ini menunjukan klaim islam mengenai  pembangunan tempat pemujaan di Mekah oleh Abraham dan Ismael  bertentangan dengan fakta2 sejarah yang benar. Membangun kepercayaan di atas pasir adalah tidak bijak. Saya  berdoa semoga teman2 muslim akan kembali kepada agama yang benar  seperti yang ditemukan dalam sejarah dan dikisahkan dalam Bible. Dalam  Bible mereka dapat menemukan pondasi yang kuat, terdokumentasi secara  tertulis dalam kitab2 penuh makna dan dianggap oleh para sejarahwan  sebagai sumber yang akurat untuk sejarah kuno.</p>
<p>Religion Research Institute -Home</p>
<p>________________________________________<br />
[1] Tarikh al-Tabari, I, page 524<br />
[2] Al-Azruqi, Akhbar Mecca, 1/6<br />
[3]  A. Jamme, W.F., Sabaean Inscriptions from Mahram Bilqis (Ma&#8217;rib), the  Johns Hopkins Press, Baltimore, 1962, Volume III, page 387; there are  also Texts numbered by G. Ryckmans after himself, G. Ryckmans, Le Museon  66 (1953), pages 363-7, p1.V; quoted by  K.A. Kitchen , Documentation  For Ancient Arabia, Part I, Liverpool University Press, 1994, page 219<br />
[4] Al-Azruqi, Akhbar Mecca, 1:173; Yaqut al-Hamawi, Mujam al-Buldan, 4:463<br />
[5] Ibn Saad, Tabakat, 1, page 64<br />
[6] Ibn Hisham 1, page 20<br />
[7] Halabieh 1, page 235; Ibn Hisham I, page 157; al-Azruqi, Akhbar Mecca I, page 104<br />
[8] Tarikh al-Tabari, I, page 526<br />
[9] Sahih Muslim 9, page 15<br />
[10] Tarikh al-Tabari, I, page 426-428; al-Ya&#8217;akubi I, page 226<br />
[11] Tarikh al-Tabari, I, page 429<br />
[12] Halabieh I, page 280<br />
[13] Tarikh al-Tabari, I, pages 331, 332, 360<br />
[14] Halabieh I, page 236<br />
[15] Al-Bukhari 5, page 122; Halabieh I, page 259<br />
[16] Quotation by Alessandro Bausani, L’Islam, Garzanti Milano, 1980, page 208<br />
[17] Quoted in Mizan al-Islam by Anwar al-Jundi, page 170 ;Behind the Veil, page 184<br />
[18]  Tarikh al-Tabari, I, pages 431 and 360 also mentioned the emigration to  the area of Hira in Mesopotamia of tribes descended from Maad bin Adnan  from Yemen.<br />
[19] K.A. Kitchen, Documentation For Ancient Arabia, Part I , Liverpool University Press, 1994, page 251<br />
[20]  James Montgomery, Arabia and the Bible, University of Pennsylvania  Press, Philadelphia, 1934, page 126; Montgomery also quotes Philby, The  Heart of Arabia, II, page 97<br />
[21] Ibn Hisham I, page 12<br />
[22] Ibn Hisham I, page 13<br />
[23] The commentators on Ibn Hisham I, page 13</p>
<p>Copyright  2004 by Dr. Rafat Amari. All rights reserved.</p>
<br />Filed under: <a href='http://neofaith.wordpress.com/category/attacked-muslim/'>Attacked Muslim</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/neofaith.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/neofaith.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/neofaith.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/neofaith.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/neofaith.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/neofaith.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/neofaith.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/neofaith.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/neofaith.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/neofaith.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/neofaith.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/neofaith.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/neofaith.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/neofaith.wordpress.com/38/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=neofaith.wordpress.com&amp;blog=15705935&amp;post=38&amp;subd=neofaith&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://neofaith.wordpress.com/2010/09/10/kisah-pembangunan-kabah-versi-lain/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/aeaf3c7dbea9555567da6a87816e1871?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">neofaith</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Puasa Orang Muslim VS Puasa Orang Jawa</title>
		<link>http://neofaith.wordpress.com/2010/09/10/puasa-orang-muslim-vs-puasa-orang-jawa/</link>
		<comments>http://neofaith.wordpress.com/2010/09/10/puasa-orang-muslim-vs-puasa-orang-jawa/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 09 Sep 2010 17:44:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>neofaith</dc:creator>
				<category><![CDATA[Religion]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://neofaith.wordpress.com/?p=36</guid>
		<description><![CDATA[Another post from FFI thanks for ki_sabdopalon Bagi saya orang kejawen, puasa orang islam hanya seperti dagelan tanpa isi. Seperti tong kosong nyaring bunyinya. Tidak membawa manfaat apa-apa kecuali kelaparan di siang hari. Apalagi sekarang sebagian orang islam demikian sombong &#8230; <a href="http://neofaith.wordpress.com/2010/09/10/puasa-orang-muslim-vs-puasa-orang-jawa/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=neofaith.wordpress.com&amp;blog=15705935&amp;post=36&amp;subd=neofaith&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Another post from FFI thanks for <a href="http://indonesia.faithfreedom.org/forum/ki-sabdopalon-u1281.html">ki_sabdopalon</a></p>
<p>Bagi saya orang kejawen, puasa orang islam hanya seperti dagelan tanpa  isi. Seperti tong kosong nyaring bunyinya.  Tidak membawa manfaat  apa-apa kecuali kelaparan di siang hari. Apalagi sekarang sebagian orang  islam demikian sombong sehingga memaksa warung-warung makan tutup agar  mereka tidak tergoda untuk makan. Katanya puasa islam itu untuk menahan  hawa nafsu, lha kalau pemancing-pemancing hawa nafsu dihilangkan semua  terus apa yang dipuasai? Tidak ada. Lantas hawa nafsu apa yang ditahan?  Nafsu makan dan minum? Nafsu seks? Emangnya orang-orang islam ini  hobinya main seks di sing hari ya?</p>
<p>Pada kenyatannya tidak ada manfaat puasa islam kecuali kelaparan.  Saya tidak melihat orang-orang islam menjadi lebih arif, sabar, pemurah,  dan penuh kasih sayang setelah puasa. Sebaliknya mereka tambah rakus,  penuh kepalsuan dan egois. Setelah puasa mereka juga tidak memiliki  kekuatan batin apapun yang biasanya dimiliki orang yang telah menjalani  puasa tertentu. Jadi hasil puasa islam adalah NOL BESAR.</p>
<p>Kata puasa berasal dari ajaran Hindu yaitu UPAVASA yang artinya  duduk dekat. Duduk dekat siapa? Duduk dekat Tuhan. Jadi orang yang  sedang menjalani puasa sebenarnya berusaha agar bisa mencapai kedudukan  yang dekat dengan Tuhan. Bila puasanya berhasil maka seseorang yang  berpuasa akan mendapatkan apa yang menjadi sebabnya ybs berpuasa karena  pada waktu berpuasa kedudukannya demikian dekat dengan Tuhan sehingga  dengan perkenan Tuhan apapun yang diinginkan akan terkabul. Bahkan bila  ybs berpuasa tanpa mengharapkan apapun, maka harapan-harapannya yang  terpendam dan tak terkatakan akan dikabulkan.</p>
<p>Sekarang saya beritahu puasa yang dijalani orang jawa. Ada puasa  mutih yaitu makan nasi putih dan minum air putih saja. Puasa ngulup,  makan daun-daunan yang direbus saja, minumnya air putih. Puasa ngrowot,  makan umbi-umbian yang direbus saja dan minumnya air putih. Dan puasa  ngayep, puasa boleh makan apapun tapi tidak boleh mengandung garam (rasa  asin dan gurih) sedang minumnya air putih. Selain itu juga tidak boleh  berhubungan seks, mabuk, marah dsb apapun yang berupa hawa nafsu. Ketiga  puasa di atas tenggang waktunya harus ganjil yaitu minimal 7 hari, 21  hari dan maksimal 41 hari. Lain dengan puasa islam, puasa kejawen  dimulai dan diakhiri setelah matahari terbenam sebab perhitungan hari  orang jawa mengikuti perhitungan hari alam halus. Puasa-puasa ini tidak  boleh diulang-ulang dalam waktu dekat dan biasanya dilakukan 1 tahun  sekali saja mengikuti hari kelahiran atau weton.</p>
<p>Yang terakhir puasa pati geni yaitu puasa tidak makan dan minum,  tidak boleh kena sinar matahari dan tidak boleh tertidur selama 3 hari.  Puasa ini bukanlah puasa sembarangan dan dilakukan secara sembarangan.  Hanya karena keadaan-kedaan khusus saja yang menyangkut hidup dan mati  baru boleh dijalankan. Bukan saja karena puasa ini sangat sulit  dijalankan juga karena keampuhannya yang luar biasa.</p>
<p>Di luar puasa-puasa di atas, kalau anda mendengar atau diajari  puasa-puasa kejawen jenis lain, misalnya puasa ngalong(tidur seperti  kalong, kaki di atas kepala di bawah), puasa mendem (ditanam di dalam  tanah) dsb itu bukan ajaran kejawen. Itu adalah ajaran penganut jaya  kawijayan (orang jawa yang berusaha yang mencari kesaktian agar menjadi  kebal senjata tajam atau tidak terlihat dsb.). Ajaran kejawen bukan  untuk mendapatkan kesaktian tetapi agar bisa menyatu dengan Tuhan.</p>
<p>Puasa kejawen adalah puasa yang bertuah. Siapapun yang lulus  menjalaninya akan mendapatkan sesuatu entah itu sifatnya duniawi atau  spiritual.</p>
<br />Filed under: <a href='http://neofaith.wordpress.com/category/religion/'>Religion</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/neofaith.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/neofaith.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/neofaith.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/neofaith.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/neofaith.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/neofaith.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/neofaith.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/neofaith.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/neofaith.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/neofaith.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/neofaith.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/neofaith.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/neofaith.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/neofaith.wordpress.com/36/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=neofaith.wordpress.com&amp;blog=15705935&amp;post=36&amp;subd=neofaith&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://neofaith.wordpress.com/2010/09/10/puasa-orang-muslim-vs-puasa-orang-jawa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/aeaf3c7dbea9555567da6a87816e1871?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">neofaith</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Konsep CREDO ERGO SUM vs COGITO ERGO SUM</title>
		<link>http://neofaith.wordpress.com/2010/09/09/konsep-credo-ergo-sum-vs-cogito-ergo-sum/</link>
		<comments>http://neofaith.wordpress.com/2010/09/09/konsep-credo-ergo-sum-vs-cogito-ergo-sum/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 08 Sep 2010 18:14:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>neofaith</dc:creator>
				<category><![CDATA[Religion]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://neofaith.wordpress.com/?p=31</guid>
		<description><![CDATA[Cogito Ergo Sum Benar…, kata yang pertama, cogito ergo sum, lebih dikenal dengan kata yang menunjukkan eksistensi manusia di dunia ini. kata tersebut merupakan ucapan terkenal dari Descrates. Ada apa dengan kalimat ini kok dikaitkan dengan Descartes?… kalimat ini berarti: &#8230; <a href="http://neofaith.wordpress.com/2010/09/09/konsep-credo-ergo-sum-vs-cogito-ergo-sum/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=neofaith.wordpress.com&amp;blog=15705935&amp;post=31&amp;subd=neofaith&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Cogito Ergo Sum</p>
<p>Benar…,  kata yang pertama, cogito ergo sum, lebih dikenal dengan kata yang  menunjukkan eksistensi manusia di dunia ini. kata tersebut merupakan  ucapan terkenal dari Descrates. Ada apa dengan kalimat ini kok dikaitkan  dengan Descartes?… kalimat ini berarti: “aku berfikir maka aku ada”,  artinya jika manusia berfikir dengan menggunakan potensi luar biasa yang  Allah anugerahkan (dan ini yang membedakan dengan ciptaan lain di alam  jagat ini), yaitu otak, dapat dipastikan bahwa pada hakikatnya manusia  tersebut ‘betul-betul ada sebagai manusia’, sebaliknya, jika seorang  manusia tidak menggunakan pikirannya (tidak pernah berfikir dengan  keras, cenderung menggunakan bagian terkecil dari kemampuannya otaknya)  jangan disalahkan orang lain jika anda dikatakan ‘telah mati’ karena  tidak mampu berfikir.</p>
<p>Saya pernah mengalami bagaimana prinsip  cogito ergo sum menjadi kebenaran, kalimat inierat terkait dengan  eksistensi kita sebagai manusia. Bagaimana terjadi? Dalam suatu sessi  kuliah saya diberikan tugas untuk membuat makalah (sama dengan  teman-teman lain), padahal kondisi saya saat itu lebih pantas untuk  tidak mengerjakan membuat tulisan, apa pasalnya? Kesadaran mind saya  belum sepenuhnya normal ,setelah selama kurang lebih 8 hari mengalami  apa yang banyak orang menyebut, tidak hidup dan tidak mati, alias koma…</p>
<p>Dalam  kondisi seperti itulah, saya menyadari betul bagaimana kondisi psikis  ternyata sangat mempengaruhi diri kita!!, dalam titik itu saya kemudian  menyadari alasan orang melakukan bunuh diri di daerah saya (Gunungkidul,  kebetulan tempatnya adalah tetangga desa, lihat buku tulisan  Darmaningtyas berjudul Pulung Gantung) lebih banyak ditentukan oleh  factor ketidakmampuan mengatasi masalah yang menghimpit. Dalam bukunya  tersebut Darmaningtyas berkesimpulan bahwa fenomena bunuh diri dengan  cara menggantung merupakan wujud jalan pintas menyelesaikan  ketidakberdayaan menghadapi sebuah masalah (dalam hal ini adalah  penyakit kronis yang menimpanya). Memang dalam konteks buku tersebut  tidak keluar dari factor ketidakberdayaan ekonomi sehingga cara paling  mudah dan murah adalah menggunakan seutas tali, bandingkan dengan harus  membeli apotas yang membutuhkan modal yang lebih banyak..J</p>
<p>Pikiran  positif dalam alam bawah sadar kita ternyata sangat mempengaruhi hidup  kita, ini kesimpulan saya. Pasalnya, tugas yang cukup banyak tersebut  dapat diselesaikan tanpa harus meminta bantuan teman-teman mengerjakan!,  sebabnya: dalam pikiran saya, saya tanamkan kuat bahwa “aku harus  menyelesaikan tugas ini dengan caraku sendiri” karena ini sangat terkait  erat dengan eksistensi saya dihadapan orang lain (terutama teman  sekelas… hehe). Dan lebih bersyukur lagi, ternyata teman-teman saya  banyak memberikan support (selain menyelesaikan tugas tentunya). Dua  factor inilah yang kemudian membentuk kemauan kuat untuk membuktikan  diri bahwa saya ADA sebagai manusia!!!</p>
<p>Credo Ego Sum</p>
<p>Kalimat ini  berarti “aku percaya maka aku ada”.Betul-betul keheranan yang saya  rasakan ketika pada semester ke 3, seluruh kelas disibukkan dengan  urusan membuat proposal tesis!!, dengan kondisi yang lebih membaik  dibandingkan sebelumnya,tetap saja saya heran, kok cepet banget  teman-teman bikin tesis ya.. haha. Akhirnya dengan ‘terpaksa’ saya ikut  aja alur yang diciptakan. Pada fase ini belum muncul apa yang disebut  dengan “aku percaya maka aku ada” dalam benak saya. Hingga ada suatu  kejadian dimana eksistensi saya harus saya buktikan kembali..betul saja  lebih dari 2 bulan saya mati-matian menyelesaikan tesis dengan cara yang  bagi sebagian orang sangat ekstrim, &gt;80% dari 2 bulan tersebut tidur  malam setelah jam 12 malam!! Saat itu saya berfikir dengan cara  sederhana saja: “aku percaya bahwa aku bisa” bagaimana hasilnya?</p>
<p>Hasilnya adalah tesis‘seadanya’ yang meluluskan saya dari kuliah, karena kalimat saya percaya maka aku ada!.</p>
<p>Pertanyaannya: kalimat mana yang anda suka untuk membuktikan bahwa anda ADA?? Cogito Ergo Sum ataukah Credo Ego Sum?</p>
<br />Filed under: <a href='http://neofaith.wordpress.com/category/religion/'>Religion</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/neofaith.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/neofaith.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/neofaith.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/neofaith.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/neofaith.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/neofaith.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/neofaith.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/neofaith.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/neofaith.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/neofaith.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/neofaith.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/neofaith.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/neofaith.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/neofaith.wordpress.com/31/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=neofaith.wordpress.com&amp;blog=15705935&amp;post=31&amp;subd=neofaith&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://neofaith.wordpress.com/2010/09/09/konsep-credo-ergo-sum-vs-cogito-ergo-sum/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/aeaf3c7dbea9555567da6a87816e1871?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">neofaith</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
